SURABAYA | ALDERA NEWS
Komitmen membangun sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas terus diperkuat oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Sebanyak 35 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Aula Sasana Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Selasa (26/5/2026).
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Luhur Istighfar, S.H., M.Hum., serta dihadiri jajaran pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Kejati Jatim. Momen tersebut menjadi tonggak awal perjalanan pengabdian para pegawai yang kini resmi mengemban amanah sebagai bagian dari institusi penegak hukum.
Dari total 35 pegawai yang dilantik, sebanyak 30 orang menduduki jabatan fungsional, sementara 5 orang lainnya menempati jabatan pelaksana. Kehadiran para ASN baru ini diharapkan mampu memberikan energi positif dan kontribusi nyata dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kejaksaan yang semakin kompleks dan dinamis.
Dalam amanatnya, Wakajati Jatim menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni administratif, melainkan bentuk komitmen moral dan tanggung jawab besar kepada bangsa dan negara. Setiap pegawai dituntut untuk menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, disiplin, serta profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Jadikan Tri Krama Adhyaksa sebagai pedoman utama dalam bekerja. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, serta menjauhi segala bentuk tindakan yang dapat mencederai marwah institusi,” tegasnya di hadapan para peserta pelantikan.
Menurutnya, tantangan penegakan hukum ke depan akan semakin berkembang seiring perubahan zaman dan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, transparan, serta akuntabel. Karena itu, setiap pegawai dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta mengasah kemampuan teknis maupun manajerial.
Khusus bagi para pejabat fungsional yang baru dilantik, Wakajati mendorong agar mampu menghadirkan berbagai inovasi dalam pelaksanaan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kreativitas dan kemampuan beradaptasi dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas kinerja institusi kejaksaan.
Selain menekankan aspek profesionalisme, Wakajati juga mengingatkan seluruh pegawai agar senantiasa menjaga nama baik lembaga dengan menghindari segala bentuk penyalahgunaan kewenangan, praktik-praktik menyimpang, maupun tindakan yang bertentangan dengan aturan hukum dan kode etik aparatur negara.
“Integritas adalah modal utama seorang insan Adhyaksa. Tanpa integritas, kepercayaan publik akan sulit terbangun. Karena itu, disiplin, loyalitas, kejujuran, dan tanggung jawab harus menjadi karakter yang melekat dalam diri setiap pegawai,” pesannya.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh khidmat. Para pegawai yang dilantik mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib dan penuh kesungguhan sebagai simbol kesiapan mengemban amanah baru dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari para pimpinan kepada seluruh ASN yang baru dilantik, dilanjutkan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan semangat baru dalam memperkuat kinerja Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
Dengan bertambahnya personel yang telah resmi menyandang status ASN, Kejati Jawa Timur optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan sebagai garda terdepan penegakan hukum yang berintegritas dan profesional.
ALDERA NEWS
Berani • Tajam • Terpercaya
( Redaksi)
Editor : Redaksi