x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

Bos Travel Umrah Murah Dibekuk Polisi, 17 Calon Jemaah Pamekasan Gagal Berangkat dan Rugi Ratusan Juta

Avatar Redaksi

Info Publik

PAMEKASAN | ALDERA NEWS — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pamekasan akhirnya berhasil membekuk seorang perempuan berinisial SKN (33), warga Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, yang diduga menjadi otak penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah terhadap belasan calon jemaah asal Kabupaten Pamekasan, Madura.

 

Tersangka yang diketahui merupakan pemilik salah satu biro travel umrah itu sempat masuk dalam daftar pencarian dan melarikan diri usai dilaporkan para korban. Setelah dilakukan penyelidikan intensif, aparat kepolisian akhirnya berhasil menangkap SKN di tempat persembunyiannya di wilayah Pasuruan, Jawa Timur, pada Minggu dini hari (24/5/2026).

 

Kasus ini sontak menjadi perhatian publik lantaran jumlah korban mencapai 17 orang dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp319 juta.

 

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto, menjelaskan bahwa modus yang digunakan tersangka adalah menawarkan paket perjalanan umrah dengan harga jauh lebih murah dibanding tarif normal.

 

“Tersangka menawarkan paket umrah sebesar Rp18,5 juta per orang kepada korban berinisial SC (31), warga Kecamatan Waru, Pamekasan. Karena harga yang ditawarkan cukup murah, korban kemudian mengajak dan mendaftarkan total 17 calon jemaah,” ujar AKP Yoyok Hardianto saat memberikan keterangan, Kamis (28/5/2026).

 

Menurut polisi, seluruh biaya keberangkatan telah dilunasi oleh para calon jemaah. Mereka dijanjikan akan diberangkatkan menuju Tanah Suci pada 7 Februari 2026.

 

Namun harapan para jemaah untuk menunaikan ibadah umrah berubah menjadi kekecewaan mendalam. Sehari sebelum jadwal keberangkatan, tersangka mendadak menyampaikan bahwa visa perjalanan belum terbit sehingga keberangkatan dibatalkan secara sepihak.

 

“Alasan yang disampaikan tersangka saat itu karena visa belum keluar. Namun setelah ditelusuri, ternyata keberangkatan memang tidak pernah diproses sebagaimana mestinya,” ungkap AKP Yoyok.

 

Merasa curiga dan dirugikan, para korban kemudian meminta pengembalian dana penuh atau refund dengan batas waktu 3×24 jam. Sayangnya, permintaan tersebut tidak pernah dipenuhi oleh tersangka.

 

Bukannya menunjukkan itikad baik, SKN justru menghilang dan sulit dihubungi. Kondisi tersebut membuat para korban akhirnya melaporkan kasus itu ke Mapolres Pamekasan agar segera diproses secara hukum.

 

Dalam proses penyelidikan, pihak kepolisian mengaku telah melayangkan surat panggilan sebanyak dua kali kepada tersangka. Namun SKN dinilai tidak kooperatif karena mangkir dari panggilan penyidik.

 

“Kami sudah melayangkan surat pemanggilan sebanyak dua kali untuk dimintai keterangan. Akan tetapi tersangka tidak hadir dan cenderung menghindar dari proses hukum,” tegasnya.

 

Setelah mengantongi sejumlah informasi terkait keberadaan pelaku, tim Satreskrim Polres Pamekasan langsung bergerak melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka di wilayah Pasuruan.

 

Kini SKN telah diamankan di Mapolres Pamekasan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya korban lain dalam kasus dugaan penipuan travel umrah tersebut.

 

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih biro perjalanan umrah. Masyarakat diimbau memastikan legalitas travel, izin resmi penyelenggara, hingga rekam jejak perusahaan sebelum melakukan pembayaran.

 

Atas perbuatannya, tersangka terancam dijerat pasal tindak pidana penipuan dan penggelapan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

 

 

ALDERA NEWS

Berani • Tajam • Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Senin, 20 Jul 2026 20:32 WIB | Info Publik

Modus Licik Curi Ban Mobil Terbongkar, Polsek Simokerto Ringkus Pelaku di Surabaya

SURABAYA | ALDERA NEWS – Aksi pencurian dengan modus tak biasa terjadi di kawasan Kapasan Dalam, Kecamatan Simokerto, Surabaya. Seorang pelaku nekat menggasak e ...
Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB | Olahraga dan Otomotif

Spanyol Hancurkan Mimpi Argentina! Dominasi La Furia Roja Antar Trofi Piala Dunia Kembali ke Negeri Matador

METLIFE | ALDERA NEWS – Langkah Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia akhirnya terhenti. Tim berjuluk Albiceleste harus mengakui keunggulan Spanyol s ...
Senin, 20 Jul 2026 19:10 WIB | Info Publik

Langkah Tegas Ditjenpas! 115 Napi Risiko Tinggi Digeser ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan

SIDOARJO | ALDERA NEWS – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) kembali mengambil langkah strategis dalam memperkuat sistem keamanan lembaga p ...
Senin, 20 Jul 2026 18:36 WIB | Info Publik

Anak Angkat Diduga Dalangi Pembunuhan Ayah Angkat di Nganjuk, Kekasih Turut Terlibat

NGANJUK | ALDERA NEWS – Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk berhasil mengungkap fakta mengejutkan di balik kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Gatot Tri W ...
Senin, 20 Jul 2026 16:22 WIB | Info Publik

🚨 Bongkar Jalur Sabu Sampang–Sumenep! Tiga Pengedar Diciduk, Polisi Sita Belasan Gram Narkotika Siap Edar

SUMENEP | ALDERA NEWS – Komitmen Polresta Sumenep Polda Jawa Timur dalam memerangi peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan melalui pengungkapan jaringan p ...
Senin, 20 Jul 2026 09:25 WIB | Polri

Polsek Duduksampeyan Laksanakan Pengecekan Pemeliharaan Ikan, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

GRESIK – Sebagai tindak lanjut Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan, Kapolres G ...