x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

Pekerja Outsourcing Diduga Dipersulit Akses BPJS, Layanan RSUD Ibnu Sina Gresik Disorot Publik

Avatar Redaksi

Info Publik

Kabupaten Gresik, Jawa Timur – Polemik pelayanan kesehatan kembali mencuat di RSUD Ibnu Sina Gresik. Kali ini, sorotan publik tertuju pada dugaan kendala akses layanan BPJS yang dialami seorang pasien berstatus tenaga cleaning service melalui sistem outsourcing di rumah sakit tersebut.

 

Aduan yang disampaikan oleh suami pasien langsung menarik perhatian masyarakat. Kasus ini tidak hanya menyangkut persoalan individu, tetapi juga membuka diskusi lebih luas terkait keadilan akses layanan kesehatan bagi pekerja outsourcing di fasilitas publik.

 

 

 

Keluarga Pertanyakan Hak Layanan

 

Pihak keluarga mempertanyakan alasan pasien tidak dapat langsung memperoleh penanganan medis melalui skema BPJS, meskipun bekerja di lingkungan rumah sakit yang sama.

 

Mereka menilai kondisi ini mencerminkan adanya dugaan ketimpangan antara pegawai tetap dan tenaga outsourcing.

 

Saat datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), keluarga berharap pasien mendapatkan penanganan cepat sesuai haknya sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional. Namun, proses yang diterima dinilai tidak sesuai harapan, sehingga menimbulkan kekecewaan.

 

 

 

Manajemen RSUD Bantah Diskriminasi

 

Menanggapi hal tersebut, manajemen RSUD Ibnu Sina Gresik memberikan klarifikasi dan membantah adanya perlakuan diskriminatif.

 

> “Kami terikat aturan yang berlaku dan tidak memiliki kewenangan bertindak di luar regulasi, termasuk ketentuan BPJS,” ujar perwakilan manajemen usai mediasi.

 

 

 

 

Tidak Semua Kasus Ditanggung di IGD

 

Pihak rumah sakit menjelaskan bahwa tidak semua kasus dapat langsung ditanggung BPJS di IGD.

 

Pasien yang tidak masuk kategori kegawatdaruratan diwajibkan mengikuti prosedur berjenjang melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama (Faskes 1), seperti puskesmas atau klinik, sebelum dirujuk ke rumah sakit.

 

Kondisi ini kerap menjadi titik krusial yang memicu kesalahpahaman di masyarakat.

 

 

 

Status Outsourcing Jadi Titik Sorotan

 

Manajemen juga menegaskan bahwa tanggung jawab jaminan kesehatan bagi tenaga outsourcing berada pada perusahaan penyedia tenaga kerja (vendor), bukan rumah sakit.

 

> “Untuk tenaga outsourcing, tanggung jawab jaminan kesehatan ada pada perusahaan penyedia,” tegas pihak RSUD.

 

 

 

Penjelasan ini justru memunculkan pertanyaan baru terkait efektivitas perlindungan kesehatan bagi pekerja outsourcing di lapangan.

 

 

 

 

Transparansi dan Sistem Jadi Sorotan

 

Kasus ini turut menyoroti pentingnya transparansi dalam penentuan status kegawatdaruratan pasien. Sejumlah pihak menilai kriteria tersebut belum sepenuhnya dipahami masyarakat, sehingga menimbulkan persepsi subjektivitas.

 

Selain itu, alur administratif dalam sistem rujukan juga dinilai masih menjadi kendala yang berpotensi menghambat kecepatan penanganan pasien.

 

 

 

 

Dorongan Evaluasi Menyeluruh

 

Peristiwa ini mendorong perlunya evaluasi pada beberapa aspek utama, antara lain:

 

Perlindungan pekerja outsourcing

 

Transparansi penilaian kegawatdaruratan

 

Optimalisasi sistem rujukan layanan kesehatan

 

 

 

 

Harapan Keluarga

 

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan outsourcing yang menaungi pasien.

 

Keluarga berharap adanya klarifikasi serta langkah konkret agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka menegaskan bahwa yang diharapkan bukan perlakuan khusus, melainkan akses layanan kesehatan yang adil dan setara.

 

 

 

ALDERA NEWS

Mengabarkan Fakta, Mengawal Keadilan

 

(Redaksi)

Artikel Terbaru
Minggu, 13 Sep 2026 01:17 WIB | Peristiwa

Lomba Mewarnai Warnai Semarak Posyandu Ceria, Edukasi Kesehatan Ibu dan Balita Digelar di Kaza Mall

SURABAYA | ALDERA NEWS – Kegiatan Posyandu Ceria yang dirangkai dengan lomba mewarnai berlangsung meriah di Kaza Mall, Surabaya. Kegiatan yang digelar di l ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:01 WIB | Info Publik

DLH Surabaya Turun ke Kali Seng, Trash Boom Dipasang dan Warga Diajak Hentikan Kebiasaan Buang Sampah ke Sungai

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kota Surabaya. Kali Seng yang berada di kawasan perbatasan K ...
Minggu, 13 Sep 2026 00:05 WIB | Info Publik

Tiga Pilar Simokerto Patroli Skala Besar Tengah Malam, Titik Rawan dan Gengster Jadi Sasaran

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran tiga pilar Kecamatan Simokerto, Surabaya. Patroli skala besar ...
Sabtu, 12 Sep 2026 18:30 WIB | Peristiwa

Petunjuk P-19 Buka Babak Baru, Penyidik Polrestabes Surabaya Dalami Dugaan Pencabulan 2019

SURABAYA | ALDERA NEWS – Penanganan kasus dugaan pencabulan yang terjadi pada 2019 kembali memasuki tahap pendalaman. Penyidik Satres PPA-PPO Polrestabes S ...
Sabtu, 12 Sep 2026 12:16 WIB | Peristiwa

Kejar-kejaran di Jalan Kenjeran, Pemuda Surabaya Dibekuk Bawa 3.000 Pil Y

SURABAYA | ALDERA NEWS – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya berhasil meringkus seorang pemuda berinisial AS (23) yang diduga terlibat d ...
Sabtu, 12 Sep 2026 09:03 WIB | Peristiwa

PWRK Nusantara dan PRKB Bersatu, Dobrak Stigma dan Dorong Generasi Jurnalistik Madura

SURABAYA | ALDERA NEWS – Persatuan Wartawan Rabasan Kedungdung (PWRK) Nusantara bersama Pemuda Rabasan Kedungdung Bersatu (PRKB) resmi membentuk susunan k ...