x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

WFH ASN DIKAWAL KETAT! PEMERINTAH TEGASKAN PELAYANAN PUBLIK TAK BOLEH KENDOR

Avatar Redaksi

Info Publik

Jakarta – Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) tidak akan mengganggu pelayanan publik. Pemerintah memastikan, sistem kerja fleksibel ini tetap mengedepankan kinerja dan hasil yang terukur.

 

Menurutnya, WFH bukanlah bentuk kelonggaran, melainkan penyesuaian sistem kerja yang tetap berbasis target dan tanggung jawab. Setiap ASN wajib memastikan pekerjaannya selesai sesuai output yang telah ditentukan.

 

“Pelayanan publik harus tetap berjalan maksimal. WFH tidak boleh jadi alasan menurunnya kinerja,” tegasnya di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

 

Ia menjelaskan, kebijakan ini diterapkan secara selektif dan tidak menyasar seluruh lini. Sektor-sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat tetap diwajibkan beroperasi secara normal tanpa pengecualian.

 

Layanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit, transportasi melalui dinas perhubungan, hingga ketertiban umum oleh satuan polisi pamong praja dipastikan tetap siaga penuh demi menjaga stabilitas pelayanan di lapangan.

 

Di sisi lain, Kementerian Dalam Negeri tengah menyiapkan aturan teknis berupa surat edaran sebagai pedoman pelaksanaan WFH di daerah. Regulasi ini akan menjadi acuan agar penerapan kebijakan berjalan seragam dan terkontrol.

 

Bima juga mengingatkan agar ASN tidak salah memahami kebijakan ini sebagai bentuk santai dalam bekerja. Ia menekankan pentingnya disiplin dan profesionalitas, meskipun pekerjaan dilakukan dari rumah.

 

Pengawasan pun akan diperketat. Pemerintah tidak segan menjatuhkan sanksi kepada ASN yang terbukti lalai atau meninggalkan tugas selama menjalankan WFH, sesuai dengan aturan kepegawaian yang berlaku.

 

“Kami pastikan ada kontrol. Kalau ada yang melanggar, tentu ada konsekuensinya,” ujarnya.

 

Lebih jauh, kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi efisiensi energi nasional di tengah situasi global yang dinamis. Dengan berkurangnya mobilitas ASN, konsumsi bahan bakar minyak (BBM) diharapkan bisa ditekan tanpa mengorbankan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Langkah ini menjadi bukti bahwa pemerintah terus beradaptasi, menjaga keseimbangan antara efisiensi, produktivitas, dan pelayanan publik yang tetap prima.

 

 

 

ALDERA NEWS

Tajam, Aktual, dan Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Senin, 14 Sep 2026 07:49 WIB | Info Publik

ART Mengaku KTP Ditahan dan Tak Bisa Pulang, Eri Cahyadi Gerak Cepat Datangi Penampungan di Gayungan

SURABAYA  — Janji mendapatkan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) dengan gaji besar justru berujung keresahan. Seorang perempuan asal Surabaya be ...
Minggu, 13 Sep 2026 15:08 WIB | Info Publik

Maulid Nabi di Simokerto, Modin Modina Teguhkan Komitmen Melayani Umat

SURABAYA | ALDERA NEWS – Semangat memperkuat pelayanan kepada masyarakat terus digaungkan Paguyuban Modin Modina Kecamatan Simokerto. Momentum Maulid Nabi M ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:17 WIB | Peristiwa

Lomba Mewarnai Warnai Semarak Posyandu Ceria, Edukasi Kesehatan Ibu dan Balita Digelar di Kaza Mall

SURABAYA | ALDERA NEWS – Kegiatan Posyandu Ceria yang dirangkai dengan lomba mewarnai berlangsung meriah di Kaza Mall, Surabaya. Kegiatan yang digelar di l ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:01 WIB | Info Publik

DLH Surabaya Turun ke Kali Seng, Trash Boom Dipasang dan Warga Diajak Hentikan Kebiasaan Buang Sampah ke Sungai

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kota Surabaya. Kali Seng yang berada di kawasan perbatasan K ...
Minggu, 13 Sep 2026 00:05 WIB | Info Publik

Tiga Pilar Simokerto Patroli Skala Besar Tengah Malam, Titik Rawan dan Gengster Jadi Sasaran

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran tiga pilar Kecamatan Simokerto, Surabaya. Patroli skala besar ...
Sabtu, 12 Sep 2026 18:30 WIB | Peristiwa

Petunjuk P-19 Buka Babak Baru, Penyidik Polrestabes Surabaya Dalami Dugaan Pencabulan 2019

SURABAYA | ALDERA NEWS – Penanganan kasus dugaan pencabulan yang terjadi pada 2019 kembali memasuki tahap pendalaman. Penyidik Satres PPA-PPO Polrestabes S ...