Surabaya, –* YBM PLN UIP JBTB menggelar kegiatan Sinau Bareng Kelompok Usaha Cahaya (KUC) bertajuk "Peningkatan Mutu KUC" di Ruang Rapat Boiler PLN UIP JBTB, Kamis (23/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen YBM PLN dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha binaan agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.
Sebanyak enam Kelompok Usaha Cahaya (KUC) binaan mengikuti kegiatan tersebut, yakni KUC Sartika Dewi, KUC Jago Karah Farm, KUC Cah Angon, KUC FASTER, KUC Ramaniya Crafter, dan KUC xBates. Masing-masing kelompok bergerak di sektor usaha yang berbeda sehingga forum ini menjadi ruang belajar sekaligus berbagi pengalaman dalam mengembangkan usaha.
Baca juga: Dirgahayu Indonesia, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL
Ketua YBM PLN UIP JBTB, Gesmulyadi Qodri, mengatakan kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta, tetapi juga membangun kolaborasi antarkelompok usaha agar memiliki daya saing yang lebih kuat.
"Kami ingin seluruh KUC tidak berjalan sendiri-sendiri. Melalui forum ini, mereka bisa saling bertukar ide, membuka peluang pasar baru, hingga membangun kerja sama dalam produksi. Semangatnya adalah berdaya bersama dan memberdayakan lingkungan sekitar," ujarnya.
Kegiatan diawali dengan materi Literasi Digital yang disampaikan oleh Ika Chairani. Ia membekali peserta mengenai strategi memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, membangun personal branding, serta menciptakan konten yang mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan.
Sesi berikutnya menghadirkan Dr. Clarashinta Canggih, yang mengupas pentingnya manajemen keuangan bagi pelaku usaha. Menurutnya, pencatatan keuangan yang tertib, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta pemanfaatan teknologi sederhana menjadi langkah awal membangun usaha yang sehat.
Materi penutup disampaikan Amirusholihin, M.Sc yang membahas pengembangan usaha berbasis kolaborasi dan rantai pasok (supply chain). Ia mendorong peserta untuk memperluas jejaring kemitraan agar usaha tidak hanya tumbuh dari sisi produksi, tetapi juga mampu menciptakan ekosistem usaha yang saling menguatkan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta aktif berdiskusi dan saling berbagi pengalaman dalam menghadapi tantangan usaha. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya semangat para pelaku usaha binaan untuk terus meningkatkan kapasitas dan memperluas peluang pengembangan bisnis.
Melalui Sinau Bareng Peningkatan Mutu KUC, YBM PLN UIP JBTB berharap seluruh kelompok usaha binaan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki tata kelola usaha yang lebih profesional, serta mampu memperluas pasar melalui kolaborasi yang berkelanjutan. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemandirian ekonomi para pelaku usaha, tetapi juga memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat. (Red)
Editor : Redaksi