TERBONGKAR! Pasutri Siri Spesialis Curanmor Lintas Surabaya–Gresik Dibekuk Polisi, Enam Motor Raib Hanya dalam Dua Hari

Reporter : Redaksi

SURABAYA | ALDERA NEWS – Aksi nekat pasangan suami istri siri yang diduga menjadi spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Surabaya dan Gresik akhirnya terhenti. Keduanya berhasil diringkus Unit Reskrim Polsek Lakarsantri setelah serangkaian penyelidikan terkait laporan kehilangan sepeda motor di kawasan Surabaya Barat.

 

Tersangka pria berinisial RAF alias K (27) berperan sebagai eksekutor yang merusak kunci setir sepeda motor menggunakan kunci T. Sementara itu, istri sirinya berinisial SAWN (23) bertugas mengawasi situasi di sekitar lokasi sekaligus menunggu di atas sepeda motor untuk memudahkan proses pelarian usai aksi pencurian dilakukan.

 

Kasus ini berhasil diungkap setelah polisi melakukan penyelidikan atas laporan kehilangan sebuah Honda Genio milik seorang mahasiswa di kawasan Made Selatan, Kecamatan Sambikerep, Surabaya.

 

Dari hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka, polisi mengungkap bahwa pasangan tersebut mengaku telah melakukan sedikitnya enam aksi pencurian sepeda motor di sejumlah lokasi di Surabaya dan Gresik dalam kurun waktu 20 hingga 22 Juni 2026.

 

Adapun kendaraan yang berhasil mereka curi terdiri dari Honda Beat, Honda Genio, Honda Vario 160, Honda Vario, hingga Honda CRF. Seluruh aksi tersebut dilakukan hanya dalam waktu dua hari, menunjukkan pola kejahatan yang terorganisasi dengan pembagian peran yang jelas.

 

Dalam pengembangannya, penyidik juga menemukan fakta bahwa sebagian aksi curanmor tersebut tidak hanya dilakukan oleh kedua tersangka. Beberapa pencurian diduga melibatkan pelaku lain yang turut membantu menjalankan aksi di lapangan.

 

Polisi mengungkapkan, satu orang rekan pelaku telah lebih dahulu diamankan, sementara seorang pelaku lainnya masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) dan terus diburu aparat kepolisian.

 

Saat ini RAF alias K dan SAWN telah ditahan di Mapolsek Lakarsantri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik masih terus mengembangkan perkara tersebut guna mengungkap kemungkinan adanya lokasi pencurian lain, menemukan barang bukti tambahan, serta memburu pelaku yang hingga kini masih melarikan diri.

 

Polisi mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta segera melapor apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.

 

ALDERA NEWS – Berani, Tajam Terpercaya.

 

( JUNAIDI)

Editor : Redaksi

Berita Populer
Berita Terbaru