SIDOARJO | ALDERA NEWS – Upaya pemberantasan aksi begal sepeda motor di wilayah Kabupaten Sidoarjo terus digencarkan aparat kepolisian. Dalam operasi intensif yang berlangsung selama sepekan, Tim Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo berhasil membongkar komplotan begal motor yang selama ini diduga menjadi dalang berbagai aksi kriminal yang meresahkan masyarakat.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan empat orang pelaku. Salah satunya berinisial H, yang diduga berperan sebagai otak dari kelompok kejahatan tersebut.
Saat dilakukan proses pengembangan perkara, H berusaha melakukan perlawanan terhadap petugas. Polisi kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan pelaku demi menjaga keselamatan personel serta kelancaran proses penegakan hukum.
Hasil penyelidikan sementara mengungkap bahwa komplotan ini diduga telah menjalankan aksi kejahatan di 18 tempat kejadian perkara (TKP) yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Sidoarjo.
Kanit Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo, Iptu M. Rofik, menjelaskan bahwa para pelaku memiliki modus yang tergolong licik. Mereka mendekati korban dengan cara menuduh korban telah melakukan penganiayaan terhadap seorang perempuan.
Ketika korban panik, bingung, dan tidak mampu memberikan perlawanan, para pelaku langsung merampas sepeda motor milik korban sebelum melarikan diri.
> "Para pelaku ini menuduh korban telah melakukan penganiayaan terhadap seorang wanita. Disaat korban ketakutan, para pelaku ini merampas motor korban," ujar Iptu M. Rofik.
Dari empat tersangka yang berhasil diamankan, dua orang di antaranya juga diketahui terlibat dalam kasus begal motor yang terjadi di wilayah Kota Surabaya.
Karena lokasi tindak pidananya berada di wilayah hukum berbeda, kedua tersangka tersebut telah dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya guna menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut Iptu M. Rofik, kelompok pelaku dikenal sering berpindah-pindah lokasi dalam menjalankan aksinya. Mobilitas yang tinggi itu membuat proses penyelidikan dan pengejaran terhadap mereka membutuhkan kerja keras serta pemetaan yang matang dari aparat kepolisian.
Meski empat pelaku telah diamankan, polisi memastikan pengembangan perkara belum berhenti. Tim Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang diduga masih menjadi bagian dari jaringan begal maupun pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
> "Saat ini anggota kami masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku begal motor atau curanmor lainnya karena sangat meresahkan warga," tegas Iptu M. Rofik.
Keempat tersangka kini telah ditahan di Rumah Tahanan Polresta Sidoarjo untuk menjalani pemeriksaan serta proses hukum lebih lanjut.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada malam hari atau di lokasi yang sepi. Warga diminta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila mengetahui aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan tindak kriminal, sehingga dapat segera ditindaklanjuti demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
ALDERA NEWS – Berani, Tajam Terpercaya
( Ita)
Editor : Redaksi