x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

Kapolrestabes Makassar Perintahkan “Tembak di Tempat” Geng Motor Bersenjata Tajam, Warga Diminta Waspada

Avatar Redaksi

Peristiwa

Makassar – Aksi brutal geng motor yang kembali meresahkan masyarakat Kota Makassar membuat aparat kepolisian mengambil langkah tegas. Kapolrestabes Makassar, Arya Perdana, menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan yang mengancam keselamatan warga.

 

Instruksi keras itu disampaikan menyusul maraknya aksi geng motor yang membawa senjata tajam dan melakukan penyerangan di sejumlah titik di Makassar, Sulawesi Selatan. Dalam arahannya kepada jajaran kepolisian, Arya menegaskan bahwa pelaku yang membahayakan nyawa masyarakat maupun anggota polisi dapat ditindak tegas di lapangan.

 

Menurutnya, tindakan tegas terukur perlu dilakukan apabila situasi sudah mengancam keselamatan publik. Terlebih, beberapa aksi geng motor belakangan disebut dilakukan secara brutal dengan membawa parang, busur, hingga senjata tajam lainnya.

 

“Kalau pelaku sudah membahayakan masyarakat dan mengancam keselamatan petugas, maka anggota di lapangan harus bertindak tegas sesuai prosedur,” tegas Arya dalam keterangannya.

 

Geng Motor Dinilai Sudah Sangat Meresahkan

 

Fenomena geng motor di Makassar dalam beberapa bulan terakhir memang menjadi perhatian serius. Tidak sedikit warga mengaku takut keluar rumah pada malam hari karena khawatir menjadi korban penyerangan kelompok bermotor yang kerap beraksi secara acak.

 

Beberapa video aksi geng motor bahkan viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah pelaku konvoi sambil membawa senjata tajam dan membuat keresahan di jalan raya.

 

Kondisi itu membuat aparat kepolisian meningkatkan patroli malam serta operasi cipta kondisi di berbagai wilayah rawan kriminalitas. Polisi juga terus memburu kelompok-kelompok yang diduga menjadi pelaku aksi kekerasan jalanan.

 

Kapolrestabes Makassar menegaskan, meski tindakan represif disiapkan, pendekatan humanis dan pencegahan tetap menjadi prioritas utama. Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka pada malam hari.

 

“Jangan sampai anak-anak terlibat dalam kelompok yang justru merusak masa depan mereka sendiri,” ujarnya.

 

Polisi Diminta Tetap Utamakan Prosedur

 

Di sisi lain, pernyataan mengenai tindakan “tembak di tempat” turut mendapat perhatian dari kalangan akademisi. Sosiolog dari Universitas Sebelas Maret, Drajat Tri Kartono, menilai langkah tegas aparat memang dapat dipahami dalam situasi darurat demi menjaga keamanan masyarakat.

 

Namun, ia mengingatkan agar aparat tetap mengedepankan prosedur hukum dan prinsip profesionalitas dalam setiap tindakan di lapangan.

 

Menurut Drajat, penggunaan istilah “tembak di tempat” harus dipahami sebagai tindakan terakhir ketika situasi benar-benar membahayakan dan tidak bisa lagi dikendalikan dengan pendekatan biasa.

 

Ia menilai aparat penegak hukum memiliki kewenangan melakukan tindakan represif, tetapi seluruh proses tetap harus berada dalam koridor hukum dan pengawasan yang ketat agar tidak memicu persepsi negatif di tengah masyarakat.

 

Warga Dukung Polisi Berantas Geng Motor

 

Sejumlah warga Makassar mendukung langkah kepolisian dalam memberantas aksi geng motor yang dinilai sudah sangat mengganggu keamanan. Mereka berharap patroli dan penindakan terhadap pelaku kriminal jalanan terus ditingkatkan agar masyarakat kembali merasa aman saat beraktivitas, terutama pada malam hari.

 

Pihak kepolisian sendiri memastikan akan terus melakukan operasi rutin dan pengawasan di titik-titik rawan guna menekan angka kriminalitas jalanan di Kota Makassar.

 

 

Aldera News

Berani, Tajam, dan Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Minggu, 13 Sep 2026 01:17 WIB | Peristiwa

Lomba Mewarnai Warnai Semarak Posyandu Ceria, Edukasi Kesehatan Ibu dan Balita Digelar di Kaza Mall

SURABAYA | ALDERA NEWS – Kegiatan Posyandu Ceria yang dirangkai dengan lomba mewarnai berlangsung meriah di Kaza Mall, Surabaya. Kegiatan yang digelar di l ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:01 WIB | Info Publik

DLH Surabaya Turun ke Kali Seng, Trash Boom Dipasang dan Warga Diajak Hentikan Kebiasaan Buang Sampah ke Sungai

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kota Surabaya. Kali Seng yang berada di kawasan perbatasan K ...
Minggu, 13 Sep 2026 00:05 WIB | Info Publik

Tiga Pilar Simokerto Patroli Skala Besar Tengah Malam, Titik Rawan dan Gengster Jadi Sasaran

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran tiga pilar Kecamatan Simokerto, Surabaya. Patroli skala besar ...
Sabtu, 12 Sep 2026 18:30 WIB | Peristiwa

Petunjuk P-19 Buka Babak Baru, Penyidik Polrestabes Surabaya Dalami Dugaan Pencabulan 2019

SURABAYA | ALDERA NEWS – Penanganan kasus dugaan pencabulan yang terjadi pada 2019 kembali memasuki tahap pendalaman. Penyidik Satres PPA-PPO Polrestabes S ...
Sabtu, 12 Sep 2026 12:16 WIB | Peristiwa

Kejar-kejaran di Jalan Kenjeran, Pemuda Surabaya Dibekuk Bawa 3.000 Pil Y

SURABAYA | ALDERA NEWS – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya berhasil meringkus seorang pemuda berinisial AS (23) yang diduga terlibat d ...
Sabtu, 12 Sep 2026 09:03 WIB | Peristiwa

PWRK Nusantara dan PRKB Bersatu, Dobrak Stigma dan Dorong Generasi Jurnalistik Madura

SURABAYA | ALDERA NEWS – Persatuan Wartawan Rabasan Kedungdung (PWRK) Nusantara bersama Pemuda Rabasan Kedungdung Bersatu (PRKB) resmi membentuk susunan k ...