x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

Sindikat STNK Aspal Dibongkar! Lima Pelaku Penadah Mobil dan Motor Bodong Digelandang ke Polrestabes Surabaya

Avatar Redaksi

Peristiwa

SURABAYA | ALDERA NEWS — Upaya pemberantasan kejahatan kendaraan bermotor kembali membuahkan hasil. Jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya berhasil membongkar praktik penadahan kendaraan hasil kejahatan yang disertai pemalsuan surat kendaraan bermotor hingga dugaan penipuan lintas wilayah.

 

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan lima orang tersangka yang diduga memiliki peran berbeda dalam menjalankan bisnis ilegal kendaraan bodong dengan dokumen palsu atau yang dikenal dengan istilah STNK “aspal” (asli tapi palsu).

 

Kelima tersangka masing-masing berinisial WIS (30) warga Banyuwangi, AYH (26) asal Pasuruan, A (57) warga Pasuruan, AR (45) asal Kabupaten Pasuruan, serta MA (53) warga Kota Pasuruan.

 

Mereka diduga menjalankan aksinya di sejumlah wilayah, mulai Surabaya hingga Pasuruan, dengan modus menjual kendaraan bermotor menggunakan dokumen palsu agar tampak legal di mata pembeli.

 

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto mewakili Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menjelaskan, kasus ini terungkap setelah pihaknya menerima laporan masyarakat terkait adanya transaksi kendaraan bermotor yang mencurigakan dan diduga menggunakan surat-surat tidak sah.

 

“Setelah menerima informasi tersebut, anggota langsung melakukan penyelidikan dan pendalaman hingga berhasil mengidentifikasi para pelaku beserta perannya masing-masing,” ujar AKBP Edy Herwiyanto, Rabu (27/5/2026).

 

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka WIS diketahui menjual satu unit mobil Honda CRV tahun 2002 yang dilengkapi STNK palsu. Polisi kemudian menelusuri asal-usul dokumen kendaraan tersebut hingga mengarah kepada tersangka AYH.

 

AYH diduga menjadi salah satu pihak yang menjalankan praktik jual beli kendaraan dengan surat-surat ilegal. Dalam menjalankan aksinya, AYH juga dibantu tersangka A yang berperan mengantarkan kendaraan kepada calon pembeli untuk meyakinkan transaksi.

 

Tak berhenti di situ, pengembangan kasus kemudian mengarah kepada tersangka AR yang diduga menjadi otak pembuatan STNK palsu. Polisi menyebut proses produksi dilakukan di kediamannya di wilayah Pasuruan menggunakan seperangkat alat cetak khusus.

 

Menurut polisi, dokumen palsu yang diproduksi AR dibuat sedemikian rupa hingga menyerupai aslinya. Mulai dari bahan cetak, identitas kendaraan, hingga tampilan fisik surat dibuat sangat mirip dengan dokumen resmi.

 

“Dokumen kendaraan itu dibuat menggunakan alat dan bahan khusus sehingga sekilas terlihat asli. Inilah yang dikenal sebagai STNK aspal,” terang Edy.

 

Sementara itu, tersangka MA diduga berperan sebagai pemasok bahan baku untuk pembuatan dokumen palsu tersebut. Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan berbagai perlengkapan yang digunakan untuk memproduksi surat kendaraan ilegal.

 

Pengungkapan kasus ini sendiri merupakan hasil kerja intensif Tim Opsnal Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya yang selama beberapa waktu melakukan penyelidikan secara tertutup. Setelah dinilai memiliki bukti yang cukup, petugas langsung bergerak melakukan penangkapan di sejumlah lokasi berbeda.

 

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil menyita berbagai barang bukti, di antaranya 318 lembar surat pajak kendaraan, 22 STNK, tujuh KTP, dua SIM, printer, stempel, alat pemotong, alat tulis, hingga bahan khusus untuk mencetak identitas dan surat kendaraan.

 

Selain itu, sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut juga turut diamankan. Kendaraan itu di antaranya sepeda motor PCX, Nex, Fino, CS1, mobil Suzuki XL7, serta Honda CRV yang menggunakan dokumen palsu.

 

Polisi menduga praktik ini telah berjalan cukup lama dan berpotensi merugikan masyarakat yang membeli kendaraan tanpa mengetahui status legalitas dokumen yang digunakan.

 

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan dugaan tindak pidana persekongkolan jahat, penadahan barang hasil kejahatan, pemalsuan surat, hingga penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 591 KUHP, Pasal 391 KUHP, serta Pasal 492 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

 

Kini seluruh tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolrestabes Surabaya guna menjalani proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

 

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat membeli kendaraan bekas. Polisi mengimbau calon pembeli untuk selalu memeriksa keaslian dokumen kendaraan dan memastikan transaksi dilakukan melalui jalur resmi guna menghindari kerugian maupun persoalan hukum di kemudian hari.

 

ALDERA NEWS

Berani • Tajam •

 Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 15:43 WIB | Ekonomi dan Bisnis

Jambore Mantri BRI 2026, Perkuat Peran Mantri dalam Mendorong Pertumbuhan UMKM

SURABAYA | Aldera News - Mantri BRI memiliki peran penting dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:34 WIB | Info Publik

**KWI JABAR APRESIASI AKSI KEMANUSIAAN YAYASAN JAYA ARTASENA, PMI KUNINGAN KUMPULKAN 45 LABU DARAH**

**KUNINGAN | ALDERA NEWS** — Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, diwarnai aksi nyata kepedulian terhadap sesama. Yayasan Jaya A ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:04 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsangsa

Jakarta, 27 Oktober 2026* - Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak kemandirian ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:00 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, PLN Group Raih Dua Penghargaan Energi Subroto 2026

Jakarta, 27 Oktober 2026* - PT PLN (Persero) melalui sub holding PLN Indonesia Power (PLN IP) dan PLN Nusantara Power (PLN NP) meraih 2 (dua) Penghargaan ...
Rabu, 28 Okt 2026 12:56 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, Rampingkan Anak Usaha, PLN Hadirkan PLN Services untuk Meningkatkan Layanan ke Masyarakat

Jakarta, 25 Oktober 2026* - PT PLN (Persero) resmi menyatukan dua anak usahanya, yakni PT PLN Electricity Services (PLN ES) dan PT PLN Nusa Daya (PLN ND), ...
Rabu, 28 Okt 2026 12:55 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Hadirkan Diskon Tambah Daya 50 Persen melalui Program Ene

Jakarta, 24 Oktober 2026* – Dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menghadirkan program “Energi Berdikari” berupa diskon bia ...