x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

HEBOH OTT KPK! Bupati Langkat Diduga Main Fee Proyek, Miliaran Disita

Avatar Redaksi

Peristiwa

JAKARTA | ALDERA NEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membongkar dugaan praktik korupsi yang melibatkan kepala daerah. Kali ini, Bupati Langkat, Syah Afandin, resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengungkap dugaan suap dan gratifikasi dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

 

Dalam pengungkapan kasus tersebut, penyidik KPK menduga Syah Afandin menerima suap sebesar Rp800 juta yang berkaitan dengan pengaturan sejumlah proyek pemerintah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat. Selain itu, penyidik juga menemukan aset dan dana yang diduga berkaitan dengan tindak pidana gratifikasi dengan nilai keseluruhan sekitar Rp3,5 miliar.

 

Pelaksana Harian Direktur Penyidikan KPK, Ahmad Taufik Husein, menjelaskan bahwa uang suap tersebut diduga berasal dari pihak swasta bernama Yaqub Abdhal Al Mu'arif, yang diketahui juga merupakan bagian dari tim sukses Syah Afandin pada Pilkada 2024.

 

Menurut hasil penyelidikan sementara, dana tersebut diduga berkaitan dengan pelaksanaan proyek di Dinas Pendidikan serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Langkat.

 

Penyidik KPK menduga Yaqub memperoleh puluhan paket pekerjaan bernilai miliaran rupiah. Sebagai imbalannya, Syah Afandin diduga meminta fee dari setiap proyek yang dikerjakan, yakni sebesar 10 persen untuk proyek di Dinas Pendidikan dan 17 persen untuk proyek di Dinas Perkim.

 

Praktik tersebut kini menjadi fokus penyidikan KPK untuk mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain maupun pola korupsi yang lebih luas dalam pengadaan proyek pemerintah di Kabupaten Langkat.

 

Dalam operasi senyap tersebut, tim KPK turut mengamankan tujuh orang yang kemudian menjalani pemeriksaan intensif. Selain itu, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara.

 

Barang bukti yang diamankan antara lain uang tunai sebesar Rp100 juta, valuta asing senilai sekitar Rp1,22 miliar, dua rekening bank dengan saldo sekitar Rp2,27 miliar, sejumlah barang bukti elektronik, berbagai dokumen penting, serta 55 keping logam platinum dengan total berat sekitar 55 kilogram.

 

Hingga kini, keaslian logam tersebut masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik untuk memastikan nilai ekonomis maupun keterkaitannya dengan perkara yang sedang ditangani.

 

KPK juga mengungkap adanya dugaan bahwa target operasi telah mengetahui kedatangan tim penyidik. Kondisi tersebut membuat rencana penyerahan uang sempat mengalami perubahan. Meski demikian, upaya tersebut tidak menghalangi penyidik untuk mengamankan barang bukti penting yang menjadi dasar pengembangan perkara.

 

Berkat operasi yang dilakukan secara cepat dan terukur, KPK akhirnya berhasil mengamankan berbagai barang bukti serta menetapkan Syah Afandin sebagai tersangka. Proses hukum kini terus berjalan guna mengusut tuntas aliran dana, pihak-pihak yang terlibat, serta kemungkinan adanya tindak pidana korupsi lain yang berkaitan dengan proyek-proyek di Kabupaten Langkat.

 

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa praktik korupsi dalam pengadaan proyek pemerintah masih menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. KPK menegaskan akan terus menindak tegas siapa pun yang terbukti menyalahgunakan jabatan demi keuntungan pribadi maupun kelompok.

 

 

ALDERA NEWS

Berani • Tajam • Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 19:38 WIB | Info Publik

# POLSEK BUBUTAN BONGKAR PENADAHAN MOTOR CURian ANTAR PULAU, LIMA UNIT KENDARAAN DIAMANKAN **

**SURABAYA | ALDERA NEWS** — Jaringan dugaan penadahan sepeda motor hasil kejahatan yang menghubungkan Surabaya, Jawa Timur, dengan Maumere, Nusa Tenggara T ...
Rabu, 28 Okt 2026 18:57 WIB | Info Publik

# GEMPUR PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI DUPAK BANGUNREJO, 4 ORANG POSITIF SAAT TES URINE **

**SURABAYA | ALDERA NEWS** — Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Kota Surabaya terus diperkuat. Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Badan N ...
Rabu, 28 Okt 2026 15:43 WIB | Ekonomi dan Bisnis

Jambore Mantri BRI 2026, Perkuat Peran Mantri dalam Mendorong Pertumbuhan UMKM

SURABAYA | Aldera News - Mantri BRI memiliki peran penting dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:34 WIB | Info Publik

**KWI JABAR APRESIASI AKSI KEMANUSIAAN YAYASAN JAYA ARTASENA, PMI KUNINGAN KUMPULKAN 45 LABU DARAH**

**KUNINGAN | ALDERA NEWS** — Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, diwarnai aksi nyata kepedulian terhadap sesama. Yayasan Jaya A ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:04 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsangsa

Jakarta, 27 Oktober 2026* - Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak kemandirian ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:00 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, PLN Group Raih Dua Penghargaan Energi Subroto 2026

Jakarta, 27 Oktober 2026* - PT PLN (Persero) melalui sub holding PLN Indonesia Power (PLN IP) dan PLN Nusantara Power (PLN NP) meraih 2 (dua) Penghargaan ...