x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

PEMKOT SURABAYA JANGAN TUTUP MATA! Diduga Kabel WiFi Tanpa Izin Masuk Kampung, Warga Minta Penindakan

Avatar Redaksi

Info Publik

SURABAYA | ALDERA NEWS – Dugaan pemasangan jaringan kabel WiFi tanpa koordinasi dengan pengurus lingkungan kembali menjadi sorotan. Kali ini terjadi di Kampung Simolawang Barat II, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya, pada Selasa, 7 Juli, sekitar pukul 13.30 WIB.

 

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, sejumlah pekerja diduga hendak memasang kabel WiFi berwarna hitam dengan panjang sekitar 100 meter dan ukuran yang disebut warga cukup besar. Para pekerja datang menggunakan mobil pikap dengan membawa perlengkapan pemasangan dan diperkirakan berjumlah sekitar empat orang.

 

Kedatangan mereka sontak menarik perhatian warga karena diduga belum melakukan koordinasi maupun meminta izin kepada pengurus RT/RW sebelum melakukan pekerjaan di kawasan permukiman.

 

Bendahara salah satu organisasi kemasyarakatan yang berkantor di sekitar lokasi, M. Soleh, mengaku sempat menghentikan dan menanyakan maksud pekerjaan tersebut.

 

Saat dikonfirmasi, para pekerja beralasan hanya memperbaiki kabel WiFi yang putus akibat terkena layang-layang. Namun, ketika ditanya berasal dari perusahaan penyedia layanan internet apa, apakah IndiHome, Fiber, atau perusahaan lainnya, mereka disebut tidak dapat memberikan penjelasan secara jelas.

 

Di lokasi, dua orang yang diduga terlibat dalam pekerjaan tersebut memperkenalkan diri dengan inisial F.A.R, yang disebut beralamat di Kupang Krajan, serta D.D.O.H, yang disebut beralamat di Kapas Madya Baru.

 

Dengan telah diketahuinya identitas dan alamat keduanya, warga berharap Pemerintah Kota Surabaya, dinas terkait, serta instansi yang membidangi perizinan segera melakukan klarifikasi dan pemanggilan guna memastikan legalitas pekerjaan tersebut, termasuk menelusuri perusahaan penyedia jasa internet yang memberikan penugasan.

 

Warga menilai kondisi kabel utilitas di wilayah Simolawang Barat II sudah sangat padat dan semrawut. Penambahan kabel baru tanpa adanya sosialisasi maupun koordinasi dengan pengurus lingkungan dikhawatirkan semakin memperburuk kondisi serta membahayakan keselamatan masyarakat.

 

Seorang warga perempuan yang berada di lokasi dan meminta identitasnya dirahasiakan mengaku bersyukur karena pemasangan tersebut sempat dipertanyakan.

 

«"Kabel di sini sudah banyak dan semrawut. Jangan ditambah lagi kalau memang belum jelas izinnya," ujarnya.»

 

Masyarakat berharap apabila hasil pemeriksaan nantinya menunjukkan adanya pelanggaran terhadap aturan perizinan maupun prosedur pemasangan utilitas, maka Pemerintah Kota Surabaya diminta bertindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk mengevaluasi bahkan mencabut jaringan kabel yang telah terpasang apabila terbukti tidak memenuhi persyaratan.

 

Warga juga menegaskan bahwa setiap pemasangan jaringan utilitas seharusnya diawali dengan koordinasi kepada Ketua RT, Ketua RW, maupun pemangku wilayah, serta disertai sosialisasi kepada masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan.

 

"Jangan sampai ada kesan siapa pun bisa masuk ke kampung lalu memasang kabel seenaknya tanpa izin dan pemberitahuan. Semua harus mengikuti aturan yang berlaku," ungkap salah seorang warga.

 

Warga meminta Pemerintah Kota Surabaya memperketat pengawasan terhadap seluruh penyedia layanan internet agar setiap pemasangan jaringan utilitas dilakukan secara tertib, transparan, serta menghormati pemerintah lingkungan dan masyarakat.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan yang diduga melakukan pemasangan maupun dari instansi terkait mengenai status perizinan pekerjaan tersebut. ALDERA NEWS membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

 

 

ALDERA NEWS

Berani • Tajam • Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Minggu, 13 Sep 2026 15:08 WIB | Info Publik

Maulid Nabi di Simokerto, Modin Modina Teguhkan Komitmen Melayani Umat

SURABAYA | ALDERA NEWS – Semangat memperkuat pelayanan kepada masyarakat terus digaungkan Paguyuban Modin Modina Kecamatan Simokerto. Momentum Maulid Nabi M ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:17 WIB | Peristiwa

Lomba Mewarnai Warnai Semarak Posyandu Ceria, Edukasi Kesehatan Ibu dan Balita Digelar di Kaza Mall

SURABAYA | ALDERA NEWS – Kegiatan Posyandu Ceria yang dirangkai dengan lomba mewarnai berlangsung meriah di Kaza Mall, Surabaya. Kegiatan yang digelar di l ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:01 WIB | Info Publik

DLH Surabaya Turun ke Kali Seng, Trash Boom Dipasang dan Warga Diajak Hentikan Kebiasaan Buang Sampah ke Sungai

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kota Surabaya. Kali Seng yang berada di kawasan perbatasan K ...
Minggu, 13 Sep 2026 00:05 WIB | Info Publik

Tiga Pilar Simokerto Patroli Skala Besar Tengah Malam, Titik Rawan dan Gengster Jadi Sasaran

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran tiga pilar Kecamatan Simokerto, Surabaya. Patroli skala besar ...
Sabtu, 12 Sep 2026 18:30 WIB | Peristiwa

Petunjuk P-19 Buka Babak Baru, Penyidik Polrestabes Surabaya Dalami Dugaan Pencabulan 2019

SURABAYA | ALDERA NEWS – Penanganan kasus dugaan pencabulan yang terjadi pada 2019 kembali memasuki tahap pendalaman. Penyidik Satres PPA-PPO Polrestabes S ...
Sabtu, 12 Sep 2026 12:16 WIB | Peristiwa

Kejar-kejaran di Jalan Kenjeran, Pemuda Surabaya Dibekuk Bawa 3.000 Pil Y

SURABAYA | ALDERA NEWS – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya berhasil meringkus seorang pemuda berinisial AS (23) yang diduga terlibat d ...