x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

JAMBRET MAUT KUSUMA BANGSA: JPU MOSLEH TUNTUT 11 TAHUN PENJARA, TERDAKWA RESIDIVIS BERDARAH DINGIN

Avatar Redaksi

Peristiwa

Kota Surabaya - ALDERA NEWS

 

Perkara pidana yang menyita perhatian publik, dikenal sebagai “Jambret Maut Jalan Kusuma Bangsa”, kini memasuki tahap krusial. Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (06/04/2026), Jaksa Penuntut Umum (JPU) M. Mosleh Rahman, S.H. melayangkan tuntutan terhadap terdakwa.

 

Dalam persidangan tersebut, JPU menuntut terdakwa dengan hukuman 11 tahun penjara atas dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang berujung pada meninggalnya korban.

 

Peristiwa ini terjadi pada 17 Desember 2024 sekitar pukul 02.15 WIB di Jalan Kusuma Bangsa, Kota Surabaya. Berdasarkan fakta persidangan, terdakwa diduga melakukan aksi penjambretan dengan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

 

Dalam sidang pembacaan tuntutan, JPU memaparkan sejumlah bukti, antara lain keterangan saksi di lokasi kejadian, barang bukti yang disita, hasil pemeriksaan forensik, serta keterangan terdakwa selama proses hukum berlangsung. Seluruhnya dinilai telah memenuhi unsur pidana sesuai hukum yang berlaku.

 

JPU juga menilai terdapat sejumlah faktor pemberat, di antaranya perbuatan terdakwa menyebabkan korban meninggal dunia, menimbulkan trauma bagi keluarga korban, meresahkan masyarakat, serta status terdakwa sebagai residivis.

 

Terdakwa diketahui bernama Mochamad Basyori bin Djoko, warga Jalan Semarang, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya. Ia memiliki riwayat kriminal, yakni pada tahun 2017 terjerat kasus narkotika dengan vonis 5 tahun penjara dan denda Rp800 juta. Pada tahun 2025, terdakwa kembali terlibat perkara lain dengan vonis 1 tahun 10 bulan penjara, serta perkara lain dengan vonis 2 tahun 6 bulan.

 

Dalam persidangan, keluarga korban menyampaikan harapan agar terdakwa dijatuhi hukuman yang setimpal. Ibu korban menyatakan bahwa korban merupakan anak tunggal yang sangat berharga bagi keluarga.

 

Di sisi lain, kuasa hukum terdakwa menyatakan akan mengajukan pembelaan dan memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim.

 

Sidang selanjutnya dijadwalkan pada 13 April 2026 dengan agenda pembelaan dari pihak terdakwa. Proses hukum akan terus berjalan hingga putusan akhir dijatuhkan oleh pengadilan.

 

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat dan diharapkan dapat menjadi contoh penegakan hukum yang tegas, adil, dan transparan.

 

 

 

 

ALDERA NEWS

Berani Tajam Terpercaya

 

(Redaksi)

Artikel Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 15:43 WIB | Ekonomi dan Bisnis

Jambore Mantri BRI 2026, Perkuat Peran Mantri dalam Mendorong Pertumbuhan UMKM

SURABAYA | Aldera News - Mantri BRI memiliki peran penting dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:34 WIB | Info Publik

**KWI JABAR APRESIASI AKSI KEMANUSIAAN YAYASAN JAYA ARTASENA, PMI KUNINGAN KUMPULKAN 45 LABU DARAH**

**KUNINGAN | ALDERA NEWS** — Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, diwarnai aksi nyata kepedulian terhadap sesama. Yayasan Jaya A ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:04 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsangsa

Jakarta, 27 Oktober 2026* - Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak kemandirian ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:00 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, PLN Group Raih Dua Penghargaan Energi Subroto 2026

Jakarta, 27 Oktober 2026* - PT PLN (Persero) melalui sub holding PLN Indonesia Power (PLN IP) dan PLN Nusantara Power (PLN NP) meraih 2 (dua) Penghargaan ...
Rabu, 28 Okt 2026 12:56 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, Rampingkan Anak Usaha, PLN Hadirkan PLN Services untuk Meningkatkan Layanan ke Masyarakat

Jakarta, 25 Oktober 2026* - PT PLN (Persero) resmi menyatukan dua anak usahanya, yakni PT PLN Electricity Services (PLN ES) dan PT PLN Nusa Daya (PLN ND), ...
Rabu, 28 Okt 2026 12:55 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Hadirkan Diskon Tambah Daya 50 Persen melalui Program Ene

Jakarta, 24 Oktober 2026* – Dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menghadirkan program “Energi Berdikari” berupa diskon bia ...