x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

Enam Tahun Jadi Buronan, Eks Pegawai Bank Dibekuk Polisi! Diduga Tipu Korban Rp7,8 Miliar Lewat Investasi Bodong

Avatar Redaksi

Info Publik

PAMEKASAN | ALDERA NEWS – Pelarian panjang seorang mantan pegawai bank berinisial MLA akhirnya berakhir. Setelah enam tahun masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), tersangka berhasil diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Pamekasan terkait dugaan kasus penipuan dan penggelapan berkedok investasi yang menyebabkan kerugian korban mencapai sekitar Rp7,8 miliar.

 

Penangkapan tersebut menjadi titik akhir pengejaran terhadap MLA yang sebelumnya diduga melarikan diri sejak perkara ini mencuat pada tahun 2020. Polisi memastikan proses penangkapan berjalan aman dan tersangka langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

 

Kasus ini bermula dari laporan sejumlah masyarakat yang mengaku menjadi korban investasi dengan iming-iming keuntungan besar. Para korban diduga menyerahkan sejumlah dana kepada tersangka dengan harapan memperoleh hasil investasi, namun belakangan justru mengalami kerugian.

 

Berdasarkan hasil penyelidikan, pihak kepolisian kemudian menetapkan MLA sebagai tersangka. Namun, saat proses hukum berjalan, tersangka diduga tidak kooperatif hingga akhirnya masuk dalam daftar pencarian orang selama beberapa tahun.

 

Tim Satreskrim Polres Pamekasan yang terus melakukan penyelidikan dan pelacakan akhirnya berhasil menemukan keberadaan tersangka. Petugas kemudian melakukan penangkapan dan membawa MLA ke Mapolres Pamekasan untuk menjalani proses penyidikan.

 

Polisi menyebut penyidik masih terus mendalami perkara tersebut guna mengungkap seluruh rangkaian kasus, termasuk kemungkinan adanya korban lain maupun pihak-pihak yang diduga memiliki keterlibatan dalam perkara ini.

 

Masyarakat yang merasa pernah menjadi korban dengan modus serupa diimbau segera melapor kepada pihak kepolisian agar dapat dilakukan pendataan dan menjadi bagian dari proses penyidikan.

 

Saat ini tersangka telah menjalani proses hukum sesuai aturan yang berlaku. Kepolisian menegaskan bahwa proses hukum tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga adanya keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

 

ALDERA NEWS – Berani, Tajam Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 19:38 WIB | Info Publik

# POLSEK BUBUTAN BONGKAR PENADAHAN MOTOR CURian ANTAR PULAU, LIMA UNIT KENDARAAN DIAMANKAN **

**SURABAYA | ALDERA NEWS** — Jaringan dugaan penadahan sepeda motor hasil kejahatan yang menghubungkan Surabaya, Jawa Timur, dengan Maumere, Nusa Tenggara T ...
Rabu, 28 Okt 2026 18:57 WIB | Info Publik

# GEMPUR PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI DUPAK BANGUNREJO, 4 ORANG POSITIF SAAT TES URINE **

**SURABAYA | ALDERA NEWS** — Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Kota Surabaya terus diperkuat. Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Badan N ...
Rabu, 28 Okt 2026 15:43 WIB | Ekonomi dan Bisnis

Jambore Mantri BRI 2026, Perkuat Peran Mantri dalam Mendorong Pertumbuhan UMKM

SURABAYA | Aldera News - Mantri BRI memiliki peran penting dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:34 WIB | Info Publik

**KWI JABAR APRESIASI AKSI KEMANUSIAAN YAYASAN JAYA ARTASENA, PMI KUNINGAN KUMPULKAN 45 LABU DARAH**

**KUNINGAN | ALDERA NEWS** — Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, diwarnai aksi nyata kepedulian terhadap sesama. Yayasan Jaya A ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:04 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsangsa

Jakarta, 27 Oktober 2026* - Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak kemandirian ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:00 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, PLN Group Raih Dua Penghargaan Energi Subroto 2026

Jakarta, 27 Oktober 2026* - PT PLN (Persero) melalui sub holding PLN Indonesia Power (PLN IP) dan PLN Nusantara Power (PLN NP) meraih 2 (dua) Penghargaan ...