SIDOARJO, – Harapan Muhammad Tajjudin untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dengan merantau ke Kabupaten Sidoarjo berubah menjadi perjuangan panjang melawan penyakit. Pria asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu kini harus menjalani pengobatan tumor ganas seorang diri, sementara keluarganya tetap berada di kampung halaman.
Tajjudin yang tinggal di Kecamatan Taman, awalnya datang ke Sidoarjo untuk mencari nafkah. Namun, di tengah aktivitasnya bekerja, ia mengalami gangguan kesehatan yang bermula dari penyakit lambung. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, dokter mendiagnosis adanya tumor ganas yang tumbuh di bagian hidung.
Hingga kini, tindakan operasi belum dapat dilakukan. Ia masih menjalani pemeriksaan dan kontrol rutin setiap bulan untuk memantau perkembangan penyakitnya. Meski telah memiliki KTP Sidoarjo dan menjadi peserta BPJS Kesehatan, kebutuhan selama proses pengobatan belum sepenuhnya terpenuhi.
Biaya transportasi menuju rumah sakit, pembelian obat yang tidak seluruhnya ditanggung, serta kebutuhan hidup sehari-hari menjadi tantangan tersendiri. Kondisi tersebut semakin berat karena selama menjalani pengobatan, Tajjudin harus bertahan tanpa didampingi keluarga yang masih berada di Nusa Tenggara Barat.
Di tengah perjuangan tersebut, YBM PLN UIP JBTB menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada Muhammad Tajjudin pada Jumat (24/7/2026). Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan selama proses pengobatan sekaligus memberikan dukungan moral agar ia tetap optimistis menjalani ikhtiar menuju kesembuhan.
Achmad Fatkhurrozi Manager YBM PLN UIP JBTB mengatakan, bantuan kesehatan merupakan salah satu bentuk kepedulian lembaga terhadap masyarakat yang menghadapi persoalan kesehatan dan keterbatasan ekonomi.
"Setiap orang yang sedang berjuang melawan penyakit membutuhkan dukungan, bukan hanya dalam bentuk doa, tetapi juga kepedulian nyata. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban Pak Tajjudin sehingga beliau dapat lebih fokus menjalani pengobatan," ujarnya.
Muhammad Tajjudin mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Baginya, perhatian dari berbagai pihak menjadi penyemangat untuk terus berjuang di tengah kondisi yang dihadapinya.
"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada YBM PLN UIP JBTB atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti untuk kebutuhan pengobatan saya. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan para donatur dan seluruh pihak yang telah membantu," kata Tajjudin.
Melalui program sosial di bidang kesehatan, YBM PLN UIP JBTB terus mendorong hadirnya kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperluas akses bantuan bagi warga yang tengah menjalani pengobatan sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membantu sesama.(Red)
Editor : Redaksi