x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

BERKHIANAT DARI DALAM! Satpam Dapur MBG Gasak 1.700 Ompreng, Duitnya Diduga untuk Narkoba

Avatar Redaksi

Peristiwa

TANGERANG SELATAN | ALDERA NEWS – Kasus dugaan pencurian yang terjadi di lingkungan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, mengundang perhatian publik. Ironisnya, pelaku utama merupakan seorang petugas keamanan yang seharusnya menjaga aset negara.

 

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, tersangka berinisial TRS alias Cangkim (50), yang bekerja sebagai satpam di dapur SPPG, diduga terlibat dalam aksi pencurian sebanyak 1.700 tray atau ompreng yang digunakan sebagai perlengkapan operasional Program Makan Bergizi Gratis.

 

Aksi tersebut diduga dilakukan secara bertahap hingga menyebabkan kerugian yang cukup besar. Barang-barang hasil curian kemudian dijual kepada pihak lain.

 

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi mengungkap bahwa uang hasil penjualan ompreng tersebut diduga digunakan oleh tersangka untuk membeli narkotika. Fakta tersebut semakin memperberat dugaan tindak pidana yang dilakukan pelaku.

 

Dalam pengungkapan kasus ini, aparat kepolisian telah mengamankan tiga orang tersangka yang diduga memiliki peran dalam aksi pencurian tersebut. Sementara itu, satu pelaku lainnya masih berstatus buron dan saat ini masih dalam pengejaran intensif oleh petugas.

 

Polisi juga terus melakukan pengembangan penyidikan guna mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk menelusuri jalur penjualan barang hasil curian serta aliran dana yang diperoleh para pelaku.

 

Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut fasilitas pendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program pemerintah yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi para pelajar. Aparat menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang menyalahgunakan atau mengambil keuntungan dari aset yang diperuntukkan bagi kepentingan publik.

 

Proses hukum terhadap para tersangka kini terus berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sementara kepolisian memastikan pengejaran terhadap pelaku yang masih buron akan terus dilakukan hingga berhasil diamankan.

 

 

ALDERA NEWS – Berani, Tajam Terpercaya.

 

( Junaidi)

Artikel Terbaru
Minggu, 13 Sep 2026 15:08 WIB | Info Publik

Maulid Nabi di Simokerto, Modin Modina Teguhkan Komitmen Melayani Umat

SURABAYA | ALDERA NEWS – Semangat memperkuat pelayanan kepada masyarakat terus digaungkan Paguyuban Modin Modina Kecamatan Simokerto. Momentum Maulid Nabi M ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:17 WIB | Peristiwa

Lomba Mewarnai Warnai Semarak Posyandu Ceria, Edukasi Kesehatan Ibu dan Balita Digelar di Kaza Mall

SURABAYA | ALDERA NEWS – Kegiatan Posyandu Ceria yang dirangkai dengan lomba mewarnai berlangsung meriah di Kaza Mall, Surabaya. Kegiatan yang digelar di l ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:01 WIB | Info Publik

DLH Surabaya Turun ke Kali Seng, Trash Boom Dipasang dan Warga Diajak Hentikan Kebiasaan Buang Sampah ke Sungai

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kota Surabaya. Kali Seng yang berada di kawasan perbatasan K ...
Minggu, 13 Sep 2026 00:05 WIB | Info Publik

Tiga Pilar Simokerto Patroli Skala Besar Tengah Malam, Titik Rawan dan Gengster Jadi Sasaran

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran tiga pilar Kecamatan Simokerto, Surabaya. Patroli skala besar ...
Sabtu, 12 Sep 2026 18:30 WIB | Peristiwa

Petunjuk P-19 Buka Babak Baru, Penyidik Polrestabes Surabaya Dalami Dugaan Pencabulan 2019

SURABAYA | ALDERA NEWS – Penanganan kasus dugaan pencabulan yang terjadi pada 2019 kembali memasuki tahap pendalaman. Penyidik Satres PPA-PPO Polrestabes S ...
Sabtu, 12 Sep 2026 12:16 WIB | Peristiwa

Kejar-kejaran di Jalan Kenjeran, Pemuda Surabaya Dibekuk Bawa 3.000 Pil Y

SURABAYA | ALDERA NEWS – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya berhasil meringkus seorang pemuda berinisial AS (23) yang diduga terlibat d ...