x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

PRIA DI PALENGAAN PERKOSA IPAR DISABILITAS, BUKTI DNA TAK TERBANTAH—PELaku RESMI DITAHAN POLISI

Avatar Redaksi

Info Publik

ALDERA NEWS, PAMEKASAN — Kasus kejahatan seksual yang menggemparkan warga Pamekasan akhirnya memasuki babak baru. Aparat dari Polres Pamekasan resmi menahan seorang pria berinisial AS (50), warga Kecamatan Palengaan, yang diduga kuat melakukan pemerkosaan terhadap saudara iparnya sendiri yang merupakan penyandang disabilitas mental.

 

Peristiwa memilukan ini terungkap setelah pihak keluarga mencurigai kondisi korban, H (41), yang diketahui hamil pada akhir Desember 2025. Fakta tersebut sontak mengejutkan keluarga, mengingat kondisi korban yang memiliki keterbatasan mental dan tidak mampu memberikan penjelasan secara utuh.

 

KBO Satreskrim Polres Pamekasan, Iptu Herman Jayadi, mengungkapkan bahwa korban tidak dapat dimintai keterangan secara maksimal karena kondisi kejiwaannya. Namun demikian, pihak kepolisian tetap melakukan langkah-langkah profesional untuk mengungkap kasus tersebut.

 

“Korban tidak bisa memberikan keterangan karena mengalami gangguan mental. Oleh karena itu, kami melakukan pendekatan lain melalui pembuktian ilmiah,” ujar Herman saat memberikan keterangan, Rabu (8/4/2026).

 

Dalam proses penyelidikan, aparat tidak hanya mengedepankan aspek hukum, tetapi juga memberikan pendampingan psikologis kepada korban. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kondisi mental korban tetap terjaga selama proses hukum berlangsung.

 

Langkah krusial dilakukan melalui uji DNA paternitas terhadap bayi perempuan yang dilahirkan korban. Pemeriksaan tersebut dilakukan oleh Laboratorium Kriminalistik Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jawa Timur.

 

Hasilnya sangat mencengangkan. Uji DNA menunjukkan kecocokan hingga 99,9999 persen antara bayi tersebut dengan tersangka AS. Temuan ini menjadi bukti kuat yang tidak terbantahkan bahwa AS adalah ayah biologis dari bayi tersebut.

 

“Berdasarkan hasil uji DNA, sangat jelas bahwa tersangka adalah ayah kandung dari bayi yang dilahirkan korban. Ini menjadi dasar kuat dalam penetapan tersangka,” tegas Herman.

 

Diketahui, tersangka AS memiliki hubungan keluarga sebagai saudara ipar korban, yang seharusnya menjadi pelindung, bukan justru pelaku kejahatan.

 

Setelah melalui rangkaian penyidikan yang mendalam, pada 6 April 2026, penyidik resmi menetapkan AS sebagai tersangka. Penetapan tersebut tertuang dalam surat nomor S.Tap/48/IV/RES.1.4/Satreskrim.

 

Saat ini, tersangka telah mendekam di Rumah Tahanan Polres Pamekasan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

 

Atas perbuatannya, AS dijerat dengan Pasal 473 ayat (1) dan (2) huruf d Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang mengatur tentang tindak pidana pemerkosaan terhadap penyandang disabilitas. Ia terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

 

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat tentang pentingnya perlindungan terhadap kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas, yang kerap menjadi korban kejahatan karena keterbatasan mereka.

 

ALDERA NEWS

Berani, Tajam, Terpercaya

 

( Redaksi)

Artikel Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 15:43 WIB | Ekonomi dan Bisnis

Jambore Mantri BRI 2026, Perkuat Peran Mantri dalam Mendorong Pertumbuhan UMKM

SURABAYA | Aldera News - Mantri BRI memiliki peran penting dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendukung perkembangan usaha mikro, kecil, dan ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:34 WIB | Info Publik

**KWI JABAR APRESIASI AKSI KEMANUSIAAN YAYASAN JAYA ARTASENA, PMI KUNINGAN KUMPULKAN 45 LABU DARAH**

**KUNINGAN | ALDERA NEWS** — Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, diwarnai aksi nyata kepedulian terhadap sesama. Yayasan Jaya A ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:04 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsangsa

Jakarta, 27 Oktober 2026* - Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak kemandirian ...
Rabu, 28 Okt 2026 13:00 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, PLN Group Raih Dua Penghargaan Energi Subroto 2026

Jakarta, 27 Oktober 2026* - PT PLN (Persero) melalui sub holding PLN Indonesia Power (PLN IP) dan PLN Nusantara Power (PLN NP) meraih 2 (dua) Penghargaan ...
Rabu, 28 Okt 2026 12:56 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, Rampingkan Anak Usaha, PLN Hadirkan PLN Services untuk Meningkatkan Layanan ke Masyarakat

Jakarta, 25 Oktober 2026* - PT PLN (Persero) resmi menyatukan dua anak usahanya, yakni PT PLN Electricity Services (PLN ES) dan PT PLN Nusa Daya (PLN ND), ...
Rabu, 28 Okt 2026 12:55 WIB | Info Publik

Semangat Hari Sumpah Pemuda, Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Hadirkan Diskon Tambah Daya 50 Persen melalui Program Ene

Jakarta, 24 Oktober 2026* – Dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menghadirkan program “Energi Berdikari” berupa diskon bia ...