x alderanews.com skyscraper
x alderanews.com skyscraper

Momentum HPN, PLTS PLN Membawa Harapan Baru ke Pulau Rengit Belitung Lebih dari Sekadar Terang

Avatar Redaksi

Info Publik

Belitung, 1 September 2026* - Senja perlahan tenggelam di pesisir Pulau Rengit, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, cahaya keemasan memantul pada jajaran panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 78 kilowatt peak (KWp) milik PT PLN (Persero). Dahulu, listrik di pulau kecil nan eksotis ini mengandalkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang hanya beroperasi sekitar 12 jam sehari. Kini, PLTD tersebut telah digantikan oleh PLTS Rengit, sehingga 44 kepala keluarga atau sekitar 200 jiwa dapat menikmati pasokan listrik selama 24 jam dengan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

Kehadiran PLTS di pulau ini merupakan bagian dari Program PLTS 100 gigawatt peak (GWp) yang diluncurkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Selasa (25/8). Program tersebut mencakup 14 proyek PLTS tahap awal berkapasitas total 5.300 megawatt peak (MWp) di berbagai wilayah Indonesia.

Bagi warga Pulau Rengit, perubahan itu bukan sekadar soal listrik yang menyala sepanjang hari, tetapi membuka peluang baru dalam keseharian mereka. Salah satunya dirasakan Hendra, seorang nelayan kepiting rajungan, kehadiran listrik 24 jam bukan sekadar membuat rumah lebih terang di malam hari, melainkan menghadirkan harapan baru agar hasil laut yang menjadi sumber penghidupannya dapat bertahan lebih lama dan memiliki nilai ekonomi yang lebih baik.

"Dulu kalau listrik tidak 24 jam, rajungan yang saya kumpulkan harus langsung dibawa kembali ke Tanjung Pandan. Sekarang listrik sudah menyala 24 jam, sehingga saya bisa beli _freezer_ supaya hasil tangkapan bisa lebih awet," ungkap Hendra.

Manfaat serupa turut dirasakan oleh warga Pulau Rengit lainnya. Menurut Itam Ali, seorang pembuat kapal kayu, kehadiran listrik sepanjang hari memberi kesempatan baginya untuk bekerja lebih optimal. Peralatan listrik yang sebelumnya terbatas penggunaannya kini dapat dimanfaatkan kapan pun.

“Sekarang peralatan listrik bisa saya pakai juga di siang hari karena ada listrik. Pekerjaan saya bisa lebih produktif,” tutur Itam Ali.

Senyum gembira juga terpancar dari Sofyan. Ia bersyukur kini listrik mengalir tanpa putus ke rumahnya, membuat berbagai aktivitas sehari-hari bisa dilakukan dengan lebih nyaman.

"Terima kasih Bapak Presiden Prabowo dan PLN yang sudah menghadirkan PLTS di pulau kami. Sekarang kami bisa menikmati listrik 24 jam. Alhamdulillah, masyarakat di sini semua senang," ucap Sofyan.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa PLN siap mendukung penuh visi Pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi melalui percepatan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dan kepulauan.

“PLN siap melaksanakan penugasan Bapak Presiden untuk mempercepat pengembangan PLTS 100 GWp. Sebagai bagian dari ekosistem kelistrikan nasional, PLN akan _all out_ agar pengembangan energi surya dapat terintegrasi dengan sistem kelistrikan secara andal, aman, dan berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk mendukung terwujudnya swasembada energi melalui pemanfaatan energi hijau domestik dan ramah lingkungan,” ujar Darmawan.

Senada dengan hal tersebut, General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan Dwipantara, Rita Triani, menjelaskan bahwa keberhasilan menghadirkan listrik 24 jam di Pulau Rengit dicapai melalui inovasi integrasi multi-EBT yang mampu mendongkrak keandalan sekaligus efisiensi pasokan listrik.

“Sebelumnya, sistem PLTD berkapasitas 2x100 kilowatt menghasilkan energi sekitar 72 kilowatt hour per hari. Setelah penerapan sistem multi-EBT, ketersediaan energi meningkat signifikan. Yang paling penting, kini masyarakat dapat menikmati listrik 24 jam dan mulai memanfaatkannya untuk berbagai kegiatan produktif,” tutur Rita.

Melalui integrasi panel surya, _Battery Energy Storage System_ (BESS), turbin angin, hingga _fuel cell_ hidrogen ke dalam _Green Energy Ecosystem Technopark_ (GEET), PLN mampu memangkas Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik di Pulau Rengit dari Rp16.700 menjadi Rp12.300 per kilowatt hour (kWh), sekaligus memangkas potensi emisi karbon hingga sekitar 99,5 ton karbon dioksida per tahun.

“Listrik ramah lingkungan dari PLN di Pulau Rengit bukan sekadar soal hadirnya terang, tetapi bagaimana energi ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Aktivitas bisa berjalan lebih leluasa, dan roda ekonomi di pesisir pun semakin hidup. Inilah bagaimana energi bersih kami hadir untuk mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkas Rita. (Red)

Artikel Terbaru
Minggu, 13 Sep 2026 01:17 WIB | Peristiwa

Lomba Mewarnai Warnai Semarak Posyandu Ceria, Edukasi Kesehatan Ibu dan Balita Digelar di Kaza Mall

SURABAYA | ALDERA NEWS – Kegiatan Posyandu Ceria yang dirangkai dengan lomba mewarnai berlangsung meriah di Kaza Mall, Surabaya. Kegiatan yang digelar di l ...
Minggu, 13 Sep 2026 01:01 WIB | Info Publik

DLH Surabaya Turun ke Kali Seng, Trash Boom Dipasang dan Warga Diajak Hentikan Kebiasaan Buang Sampah ke Sungai

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kota Surabaya. Kali Seng yang berada di kawasan perbatasan K ...
Minggu, 13 Sep 2026 00:05 WIB | Info Publik

Tiga Pilar Simokerto Patroli Skala Besar Tengah Malam, Titik Rawan dan Gengster Jadi Sasaran

SURABAYA | ALDERA NEWS – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran tiga pilar Kecamatan Simokerto, Surabaya. Patroli skala besar ...
Sabtu, 12 Sep 2026 18:30 WIB | Peristiwa

Petunjuk P-19 Buka Babak Baru, Penyidik Polrestabes Surabaya Dalami Dugaan Pencabulan 2019

SURABAYA | ALDERA NEWS – Penanganan kasus dugaan pencabulan yang terjadi pada 2019 kembali memasuki tahap pendalaman. Penyidik Satres PPA-PPO Polrestabes S ...
Sabtu, 12 Sep 2026 12:16 WIB | Peristiwa

Kejar-kejaran di Jalan Kenjeran, Pemuda Surabaya Dibekuk Bawa 3.000 Pil Y

SURABAYA | ALDERA NEWS – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Surabaya berhasil meringkus seorang pemuda berinisial AS (23) yang diduga terlibat d ...
Sabtu, 12 Sep 2026 09:03 WIB | Peristiwa

PWRK Nusantara dan PRKB Bersatu, Dobrak Stigma dan Dorong Generasi Jurnalistik Madura

SURABAYA | ALDERA NEWS – Persatuan Wartawan Rabasan Kedungdung (PWRK) Nusantara bersama Pemuda Rabasan Kedungdung Bersatu (PRKB) resmi membentuk susunan k ...